Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Indonesia

Javanese Muslim Wedding

  From Prewedding Musleh & Fadila Traditional Culture Prewedding  wisnubangunsaputro.copyright.2021 Reservasi WA/TELP 085334550463  

Traditional Prewedding Dayak & Javanese

  From Prewedding Chandra & Virna Traditional Culture Prewedding  wisnubangunsaputro.copyright.2021 Reservasi WA/TELP 085334550463  

Glamour PreWedding || TNBTS BROMO - PANTAI BENTAR

GLAMOUR PreWEDDING CONCEPTUAL FROM PREWEDDING AGUNG & NISHA wisnubangunsaputro.copyright.2019 RESERVASI 085336054124 WA/TELP

CASUAL PRE WEDDING LANDSCAPE VIEW CONCEPT

FROM PRE WEDDING PUTRA & SHINTA COBAN WATU ONDO, CANGAR-BATU wisnubangunsaputro.copyright.2019 Reservasi WA/TELP 085336054124

CASUAL PREWEDDING || BONDOWOSO 2019

 From Prewedding Rizky & Alvi CASUAL PREWEDDING, BONDOWOSO 2019 wisnubangunsaputro.copyright.2019 Reservasi WA/TELP 085334550463

Ironi SAPI LAUT, Pelabuhan Kalbut

S itubondo (17/10) setiap hari Kamis, puluhan sapi asal daerah Sapudi dan Raas Sumenep, Madura diangkut menggunakan kapal menuju Pelabuhan Kalbut Situbondo. Uniknya, sapi harus berbagi tempat dengan penumpang manusia, dimana sapi diletakan berdesakan di bawah dek kapal. A NEH  | awalnya terlihat biasa, namun keanehan terlihat dari cara menurunkan sapi dari kapal agar sampai ke dermaga. Bagaimana tidak sapi-sapi tersebut dilempar ke laut dan beberapa buruh angkut menggiring agar sapi berenang untuk menuju dermaga. Sedangkan penumpang manusia diangkut menggunakan sampan kecil menuju dermaga. P EMBELI | saat sapi sudah sampai di dermaga, para pembeli sudah siap menunggu. Tidak hanya dari Situbondo, pembeli juga berasal dari luar kota. Kliwon (45) asal Desa Tamansari, Probolinggo, menjelaskan bahwa setiap hari kamis ia akan mengambil sapi dari sapudi dan raas melalui pelabuhan kalbut. “hampir setiap kamis kesini, karena kalau ngambil langsung disini lebih murah” j...

menjaga Harap, diantara kepulan Asap

P robolinggo, 2019 - Pengolahan hasil laut di Indonesia masih menjadi primadona hingga saat ini. Berbagai pengolahan hasil yang telah dibuat, salah satunya adalah produk olahan ikan asap. PUSAT | Parsean, merupakan dusun yang menjadi centra pembuatan ikan asap di Kabupaten Probolinggo. Di lokasi tersebut kita bisa melihat proses pembuatan ikan asap dengan menggunakan cara tradisional. PELAKU | Salah satu pengasap dilokasi tersebut adalah Saritem (50). Dalam sehari dia bisa menghasilkan 25 kg hingga 50 kg ikan asap.  Walaupun harus bergumul dengan asap tebal, pekerjaan itu telah dilakoni sejak 5 tahun terakhir. IKAN ASAP  | Ikan yang digunakan pun beragam, mulai dari ikan tongkol, ikan pindang hingga ikan pari. Ikan yang telah dibersihkan nantinya akan melalui proses pengasapan diatas tungku dengan menggunakan kayu bakar dan bonggol jagung sebagai bahan bakarnya. Asap yang dihasilkan dengan menggunakan bahan bakar tersebut asap panas jauh lebih bany...

PENGAIT RUPIAH, Menelusuri sisi lain Pasar Bawang Probolinggo.

H iruk pikuk pasar bawang merah Probolinggo ternyata menyimpan sisi lain yang menarik untuk diulas, salah satunya adalah para pemungut bawang merah. Para pemungut bawang merah setiap harinya (kecuali tidak musim panen) berkerumun disekitar gudang penyimpanan bawang merah. Setiap ada pickup membawa bawang hasil panen langsung mereka serbu. U ntuk mengais bawang merah mereka menggunakan alat berupa pengait terbuat dari bambu yang ujungnya dibentuk melingkar/segitiga serta membawa tas anyaman sebagai tempat bawang merah. Bawang merah yang mereka pungut adalah bawang merah rontokan yang terjatuh atau dibuang oleh pekerja Gudang Bawang saat atau setelah menurunkan bawang dari kendaraan. P ara pemungut tersebut kebanyakan adalah seorang wanita lansia, salah satunya adalah Sulami (70 tahun) ia mengaku sudah puluhan tahun menjadi pemungut bawang, "Sudah lama, puluhan tahun, sejak anak saya masih kecil sampai punya cucu" imbuh wanita yang gemar sekali memak...