![]() |
| cover: kretek lintingan khas masyarakat pedesaan. |
Berawal dari kisah Roro Mendut yang menjual Kretek ke Para Bangsawan pada abad 17 dan Djamhari "Obat Hisap Cengkih" Obat Pernafasan Abad 19.
Kisah eksperimen Djamhari untuk mengobati penyakit sesak yang dia derita, dengan menggabungkan tembakau pilihan dan Cengkih lalu dibungkus/Linting dengan Kukit Jagung (Klobot) yang saat ini diganti kertas rokok, membuat sakit sesaknya perlahan membaik hingga akhirnya sembuh.
Kata kretek sendiri berasal dari bunyi Cengkih yang terbakar "Keretek...Keretek...keretek" hingga kretek linting dewe/ ting-we (Membuat sendiri)
Kretek ting-we sendiri, masih bisa kita jumpai hingga saat ini khususnya pada kalangan masyarakat pedesaan dan pesisir.
____________________________
Foto oleh : ©wisnu bangun saputro
Lokasi: Lapangan Sapi Brujul, Kota Probolinggo.
Tanggal: 07 Agustus 2019
____________________________
#CeritaTiapJalan #TemanJalan
#MariBercerita
#PhotoStory
#FotoBercerita
#humaninterest
#Journalism


Komentar
Posting Komentar