Cuaca hari ini (29/7) terlihat sangat terik disertai angin, saatnya ratusan kilogram ikan asin terjemur di berbagai sudut, di centra ikan asin, pinggir pesisir Randu Putih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Saya telusuri setiap bagian tempat ini, dan terlihat beberapa pekerja sedang melakukan aktifitasnya, mulai dari membersihkan ikan, menjemur ikan untuk dijadikan ikan asin hingga memilah ikan asin untuk dipasarkan.
Pak Mathari (51) merupakan salah satu pekerja yang saya jumpai disana, dia lelaki asal Sumenep, Madura. Bekerja sebagai pemilah ikan asin sudah dia lakoni belasan tahun silam, dimana sebelumnya ia bekerja sebagai pelawak di salah satu grup ludruk di daerah tersebut.
Sembari ngobrol dia tunjukan jenis ikan yang biasa dibuat ikan asin, salah satunya Ikan Rek-rek orang sana menyebutnya."ini namanya ikan rek-rek, ini paling enak kalau dimakan sama nasi jagung dan sayur daun kelor dan sambal" jelasnya sembari membolak balikan ikan tersebut.
Ikan asin yang telah dipilah sesuai kualitas, jenis dan ukuran, nantinya akan dipasaran ke seluruh pasar tradisional di wilayah Probolinggo dan kota disekitar Probolinggo, seperti Lumajang.
________________________________________
Foto oleh : ©wisnu bangun saputro
Lokasi: Centra Ikan Asin, Randu Putih, Probolinggo.
Tanggal: 29 Juli 2019
____________________________
#CeritaTiapJalan
________________________________________
Foto oleh : ©wisnu bangun saputro
Lokasi: Centra Ikan Asin, Randu Putih, Probolinggo.
Tanggal: 29 Juli 2019
____________________________
#CeritaTiapJalan










Komentar
Posting Komentar